Best Mistakes - Part 2
Bagian katering makanan itu membuat kami repot dengan beribu alasan untuk menolak kerja sama dari kami, karena beberapa minggu yang lalu katering itu batal karena ada kecelekaan orang tua po. Tapi aku tak kalah bicara, aku langsung menggunakan jurus-jurus jitu untuk membuat orang lain percaya kembali. "Pak ini gimana kateringnya? Udah hampir waktunya tinggal beberapa hari lagi!" Bicaraku dengan tegas, "maaf saya tidak menerimanya kembali karena yang beberapa minggu lalu kami sudah siap tapi batal!" Jawabnya mempertegas kesalahanku, "maaf soal minggu lalu pak, saya sangat menyesal membatalkan kateringnya tapi mau bagaimana lagi? Orang tua wanita saya meninggal dunia." Jawabku memelas, pak probo pun berpikir sedikit lama dan menoleh ke arahku. "Baiklah, saya terima ini. Jangan dibatalkan lagi ya?" Jawabnya sambil bergurau, "gak bakal dibatalkan lagi kok pak, ini sudah mepet soalnya" aku pun tersenyum dan bernafas lega.
Salah seorang temanku menghampiri dan menjabat tanganku, "langgeng ya sob, 'jangan lupa buat dia kewalahan,' hahaha." Sambil membisikkan lelucon itu ketelingaku, hariz selalu bisa membuat aku menjadi yang wah diantara yang lain semangatnya sangat berarti bagiku, karena itu kita bersahabat seperti spongebob dan patrick. Meskipun kita selalu melakukan hal bodoh tapi dia yang selalu berusaha membuatnya menjadi spesial. keesokan harinya, badanku terasa capek sekali, aku sampai tak kuasa menahan sakit dipinggang dan kakiku saat terlalu lama berdiri kemarin, namun po selalu menyemangatiku layaknya malaikat yang selalu berbisik untuk mengerjakan kebaikan. Senyumnya yang menawan membuat aku kagum dan selalu menatapnya sepanjang hari, aku dan po mungkin sudah memiliki kehidupan yang sempurna saat semua terjadi layaknya pengantin pada umumnya.
Po yang memintahku untuk membuat ini spesial karena ini baru kalipertama kami melakukannya, dengan penuh kelembutan aku pun langsung menciumnya dan dia membalas dengan kelembutan pula. Serasa berada di ujung dunia yang tersisa hanya kami, dan menikmati dunia kita sendiri, dan membuatnya semakin indah dengan kejutan yang tak pernah dibayangkan oleh akal. Terima kasih tuhan engkau telah membuat hidupku sempurna dengan kehadirannya, buatlah kami selalu berada di jalanmu dan buat kami berada dalam surgamu nanti.
Bersambung..
Komentar