Patah Hati
Ternyata semakin dewasa semakin berat beban yang harus ditanggung, kenyataan memang lebih pedih daripada harapan, kenyataan yang membuat serpihan kaca terhempas dengan hebatnya ke dinding sehingga menimbulkan rasa sakit yang aku rasakan. Alunan lagu di pagi hari, terasa mengingatkan kepada yang sudah-sudah, bagaimana dengan-nya? Mungkin kebenaranya memang dia sudah bahagia daripada aku yang hanya serpihan kaca yang membawa luka bagi yang menyentuh aku. Kegelapan sungguh merepotkan, tak ada setitik cahaya yang menyalah membuat mata ini terasa perih untuk menatap. Tanpa kau sadari keadilan ternyata membawa luka yang lebih dalam, bagaimana tidak? Saat keadaan sudah memburuk, lalu kau datang membawa keadilan yang ternyata membawa kepedihan didalam jiwa. Aku tau semua kamu lakukan agar kamu mengerti apa yang kamu rasakan, tanpa keadilan pun aku sudah merasakan-nya, rasa sakit yang kamu hadapi tak sebanding dengan perjuangan mempertahankan apa yang selama ini aku jaga dengan baik. Suatu ha...